Banjarmasin, 09 April 2026 Puskesmas Sungai Mesa sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan di wilayah Kelurahan Seberang Mesjid melihat adanya kebutuhan mendesak untuk memperkuat sistem kewaspadaan dini di tingkat keluarga dan masyarakat. Tingginya mobilitas penduduk dan kondisi lingkungan perkotaan yang padat berpotensi mempercepat transmisi agen penyakit.Seringkali, keterlambatan penanganan medis yang berujung pada kematian disebabkan oleh kurangnya pemahaman orang tua dalam mengenali tanda bahaya (danger signs) serta rendahnya partisipasi dalam program pencegahan (seperti imunisasi dan pola hidup bersih sehat). Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara tenaga kesehatan dengan tokoh masyarakat (LPMK, RW, RT) dan Kader Posyandu untuk menciptakan jejaring informasi yang kuat guna memutus mata rantai penularan dan menurunkan angka kematian anak di wilayah Kelurahan Seberang Mesjid.
Banjarmasin, 09 April 2026 Puskesmas Sungai Mesa sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan di wilayah Kelurahan Seberang Mesjid melihat adanya kebutuhan mendesak untuk memperkuat sistem kewaspadaan dini di tingkat keluarga dan masyarakat. Tingginya mobilitas penduduk dan kondisi lingkungan perkotaan yang padat berpotensi mempercepat transmisi agen penyakit.Seringkali, keterlambatan penanganan medis yang berujung pada kematian disebabkan oleh kurangnya pemahaman orang tua dalam mengenali tanda bahaya (danger signs) serta rendahnya partisipasi dalam program pencegahan (seperti imunisasi dan pola hidup bersih sehat). Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara tenaga kesehatan dengan tokoh masyarakat (LPMK, RW, RT) dan Kader Posyandu untuk menciptakan jejaring informasi yang kuat guna memutus mata rantai penularan dan menurunkan angka kematian anak di wilayah Kelurahan Seberang Mesjid.